Type something and hit enter

author photo
By On
debuyandi


Bahan Pembelajaran 9 :
(Pengelola, Pendidik Sebaya)

Advokasi Dan KIE


I.       Konsep DasarAdvokasi dan KIE
A.     Pengertian
Advokasi menurut almarhum Mansour Faqih (2000) adalah media atau cara yang digunakan dalam rangka mencapai suatu tujuan tertentu. Advokasi lebih merupakan suatu usaha sistematis dan terorganisir untuk mempengaruhi dan mendesakkan terjadinya perubahan dalam kebijakan publik secara bertahap maju.

Dalam buku “membela teman sebaya” disebutkan bahwa: “Advokasi is defined is the promotion of cause or the influenching of policy, founding streams or other politically determined activity”. Artinya advokasi adalah promosi sebab atau pengaruh sebuah kebijakan atau aktifitas lainnya yang ditentukan secara politik.

Advokasi juga merupakan langkah untuk merekomendasikan gagasan kepada orang lain atau menyampaikan suatu issu penting untuk dapat diperhatikan masyarakat serta mengarahkan perhatian para pembuat kebijakan untuk mencari penyelesaiannya serta membangun dukungan terhadap permasalahan yang diperkenalkan dan mengusulkan bagaimana cara penyelesaian masalah tersebut.

Berdasarkan pengertian tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa Advokasi adalah aksi strategis yang ditujukan untuk menciptakan kebijakan publik yang bermanfaat bagi masyarakat atau mencegah munculnya kebijakan yang diperkirakan merugikan masyarakat.

Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) adalah kegiatan penyampaian informasi untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku individu, keluarga dan masyarakat dalam program Kependudukan dan Keluarga Berencana.

B.     Tujuan
1.     Advokasi
Tujuan advokasi adalahmendukung dan mempromosikan suatu masalah/isu dan mencoba untuk mendapatkan dukungan dari pihak lain dalam rangka perubahan.
2.     KIE
Tujuan KIE adalah mengubah sikap mental, kepercayaan nilai-nilai dan perilaku individu serta kelompok masyarakat.

C.     Sasaran
1.     Advokasi
a.     Pembuatkebijakanpublik
b.     Pembuatopini publik
c.      Mitra kerja
d.     Penentang
2.     KIE
a.     Individu
b.     Keluarga
c.      Masyarakat

II.      TUJUAN
A.     Tujuan Pembelajaran Umum
Meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan peserta dalam pengelolaan kegiatan Advokasi dan KIEprogram PKBR
B.     Tujuan Pembelajaran Khusus
Setelah melakukan pelatihan, peserta diharapkan dapat:
1.     Memahami tentang pengertian, tujuan advokasi dan KIE program PKBR
2.     Menjelaskan tentang langkah-langkah advokasi dan KIEprogram PKBR
3.     Menjelaskan  tentang teknik-teknik advokasi dan KIE program PKBR


III.    PERSAMAAN DAN PERBEDAAN ADVOKASIDENGAN KIE
A.     Persamaan Advokasi dan KIE
1.     Melakukan identifikasi dalam menentukan segmentasi  sasaran
2.     Melakukan penelitian penjajagan kebutuhan
3.     Membuat strategi dan pesan
4.     Melakukan monitoring dan penelitian

B.     Perbedaan Advokasi dan KIE

ADVOKASI
KIE
Dilihat dari Tujuan   :
Secara aktif mendukung dan mempromosikan suatu masalah/isu dan mencoba untuk mendapatkan dukungan dari pihak lain dalam rangka perubahan kebijakan, program dan perundang-undangan.

Sasaran  :
Penentu kebijakan/pembuat keputusan, dan pembuat peraturan (perundang-undangan).

Hasil Advokasi  :
Dukungan dan perubahan peraturan perundang-undangan, kebijakan serta program.
Dilihat dari Tujuan  :
Mengubah sikap mental, kepercayaan nilai-nilai dan perilaku individu serta kelompok masyarakat.




Sasaran  :
Individu, keluarga, dan masyarakat.



Hasil KIE  :
1.    Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan individu, keluarga dan masyarakat.
2.    Perubahan sikap dan perilaku individu, keluarga dan masyarakat.





IV.   Prinsip-prinsip Advokasi dan KIE
Pada dasarnya kegiatan advokasi dan KIE adalahuntuk melakukan perubahan, maka akan selalu ada resistensi, oposisi, dan konflik. Tidak ada faktor tunggal yang menjamin keberhasilan advokasi dan KIE. Beberapa prinsip di bawah ini dapat dijadikan pedoman dalam melakukan advokasi yang sukses :
1.      Realistis
Advokasi dan KIE yang berhasil bersandar pada isu dan agenda yang spesifik, jelas, dan terukur.
2.      Sistematis
Advokasi dan KIE adalah seni tetapi bukan lukisan abstrak sehingga diperlukan perencanaan yang akurat.
3.      Taktis
Advokasi dan KIE tidak mungkin dilakukan secara sendiri sehingga harus membangun koalisi, aliansi, mitra kerja atau pihak lain.
4.      Strategis
Advokasi dan KIE melibatkan penggunaan kekuasaan dengan berbagai tipenya.
5.      Berani
Advokasi dan KIE menyentuh perubahan dan rekayasa sosial secara bertahap. Jangan tergesa-gesa. Tidak perlu menakut-nakuti pihak lawan, tetapi tidak perlu juga menjadi penakut.

V.     Jenis-Jenis Advokasi dan KIE
A.   Jenis-Jenis  Advokasi
1.     Advokasi Diri, yaitu advokasi yang dilakukan pada skala local dan bahkan sangat pribadi. Misalnya, ketika seorang pelajar tiba-tiba diskorsing oleh pihak sekolah tanpa adanya kejelasan, maka advokasi yang dilakukan adalah dengan cara mencari kejelasan atau klarifikasi kepada pihak sekolah.
2.     Advokasi Kasus, yaitu advokasi yang dilakukan sebagai proses pendampingan terhadap orang atau kelompok yang belum memiliki kemampuan membela diri dan kelompoknya.
3.     Advokasi Kelas, yaitu sebuah proses mendesakkan sebuah kebijakan publik atau kepentingan satu kelompok masyarakat dengan tujuan akhir terwujudnya perubahan sistematik yang berujung pada lahirnya produk perundang-undangan yang melindungi atau berubahnya legislasi yang dianggap tidak adil. Advokasi jenis ini melibatkan stakeholder yang lebih banyak dan proses yang lebih sistematis.
B.   Jenis-Jenis KIE
1.      KIE Individu
SuatuprosesKIE timbal baliksecaralangsungantarapetugasKIE denganindividusasaranprogram PKBR.
2.      KIE Kelompok
SuatuprosesKIE timbal baliksecaralangsungantarapetugasKIE dengankelompok  (2-15 orang)
3.      KIE Massa
Suatuproses KIE tentang program PKBR yang dapat dilakukansecaralangsungmaupuntidaklangsungkepadamasyarakatdalamjumlahyang besar.

VI.   Langkah-langkah Merumuskan Strategi Advokasidan KIE
A.     IdentifikasiKebutuhan:
1.     Pengamatanlangsung
2.     Interview (wawancara)
3.     Focus Group Discussion (diskusikelompokterfokus)
4.     Survei
5.     Analisisdata sekunder

B.     AnalisisMasalahAdvokasi dan KIE
1.     Analisismasalahadvokasi
a.     Pokok-pokokpermasalahanyang memerlukanadvokasi
b.     Penyebabmasalah
c.      Pihak-pihakyang terlibat
d.     Kebijakan-kebijakan/programyang ada, baikyang menghambatmaupunyang mendukung
e.     Solusiadvokasiyang diusulkan
2.     AnalisismasalahKIE
a.     Analisiskhalayaksasaran(lingkungansosial)
b.     Analisisprogram

C.     Analisis Sasaran Advokasi dan KIE
Analisis sasaran advokasi dan KIE, meliputi :
1.    Penerimaadvokasi
2.    Mitra
3.    Pembuatkeputusan
4.    Penentang

D.     PenetapanTujuan Advokasi dan KIE
1.     Tujuan Advokasi
Tahap awal yang perlu dilakukan dengan memperhatikan kaidahSMART
S = Spesific (khusus)
M = Measurable (dapat diukur)
A = Appropriate (dapat dikerjakan)
R = Realistic (realistis)
T= Time Bound (mempunyaibataswaktuyang jelas)
2.     Tujuan KIE
Ditetapkan dengan melihat adanya pengetahuan, sikap dan perilaku yang dicapai dalam kurun waktu tertentu.

E.     PengemasandanPenyampaianIsiPesan Advokasi dan KIE
1.     Pengemasan pesan Advokasi
Penyampaian isi pesan harus dikemas dengan singkat, padat dan persuasif.
2.     Pengemasan pesan KIE
Ditekankan pada bentuk-bentuk pemecahan masalah secara praktis dari pada paparan secara dramatis.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengemasan dan penyampaian isi pesan :
a.     Disampaikan secara konsisten dengan menggunakan berbagai saluran dan dengan kata-kata yang berbeda, khususnya pesan untuk suatu periode yang panjang.
b.     Pastikanbahwapesandisampaikanolehkomunikatoryang memilikikredibilitastinggi.
c.      Ciptakanpesanyang mudahdipahamidanhindaripenggunaanjargon-jargon.
d.     PengembanganpesandapatdilakukandenganmenggunakanpendekatanSEE-A (S = Statement; E = Evidence; E = Example dan A = Action).

F.     TeknikAdvokasi danKIE
1.     TeknikAdvokasi
a.     Lobi
b.     Petisi
c.      Debat
d.     Negosiasi
e.     Presentasi
f.       Penggunaanmedia massa
2.     TeknikKIE
a.     KIE Individu
b.     KIE Kelompok
c.      KIE Massa

G.     StrategiAdvokasidanKIE
1.     StrategiAdvokasi
Salahsatu unsur utamadanpentingdilakukanadalahdenganmengangkatisustrategis/isuprioritas. Memilihisuprioritasprogram  dilakukandenganmempertimbangkan:
a.     Isuyang berhubungandenganmasalah yang menjadiprioritas program.
b.     Berpotensiuntukmembangunkoalisi
c.      Berisikokecil, tapimempunyaikemungkinankeberhasilanyang besar
d.     Berpotensiuntukmeningkatkankredibilitasdanefektivitasterhadapprogram.

2.     StrategiKIE
Memperhatikanjenis, teknikdanmedia KIE yang akandigunakan. Perpaduanyang tepatantarajenis, teknikdanmedia KIE akansangatmenentukankeberhasilanKIE.

Click to comment