Type something and hit enter

author photo
By On
advertise here
BLOGGER KALTENG (Palangka Raya) - Bagian tersulit ketika menulis adalah “menulis”, kalau sekedar untuk menemukan ide itu sangatlah mudah. Menjadikan ide itu sebuah tulisan, dan menjadikan tulisan itu berkualitas itulah yang tersulit. Menulis harus dipaksakan, sehingga kadang banyak tulisan yang seakan dipaksa, mutar sana-sini, akhirnya bingung mau bikin judulnya tulisannya apa.

Bagi saya menulis itu seni yang indah, hanya dengan tulisan mampu mempengaruhi diri seseorang. Contohnya saya, hobi menulis gak jelas seperti ini karena memang suka nulis dan bercita-cita menerbitkan sebuah buku nantinya. Masih dalam tahap belajar sejak tahun 2010, hingga tahun 2015 masih berkarya di blog ini. Belum ada tulisan produktif yang bisa dijadikan sebuah buku.

Menulis katanya harus dari hati, apakah benar demikian? Mungkin kita pernah dengar sebuah pernyataan “Ketika sesuatu disampaikan dengan hati, maka yang menerimanya adalah hati, tapi jika sesuatu disampaikan dengan pikiran/ logika maka yang menerimnya adalah pikiran”, sebut saja contohnya buku Laskar Pelangi ditulis dengan hati dan penuh penjiwaan, sehingga mampu menundukkan dan meneduhkan hati ketika membacanya. Kemudian buku-buku karya Harun Yahya, melumpuhkan teori Evolusi Darwin, buku ini sangat diterima oleh akal sehat, ditambah lagi teori-teori yang dibuktikan dengan sebuah penelitian.

Kadang terlintas dalam pikiran saya, bagaimana mereka bisa menulis buku seperti itu? Apa saja kiat-kiatnya? Dan bagaimana mereka mampu konsisten untuk menyelesaikan penulisannya? Sungguh, menulis adalah seni yang indah. Tulisan hanya rangkaian dari huruf-huruf, sangat sepele sekali. Membentuk kata, kemudian kalimat, dan tercipta sebuah paragraf-paragraf. Hanya demikian saja, sangat mudah untuk menjelaskan arti sebuah tulisan. Sehingga saya berkesimpulan, hanya orang-orang yang memiliki keteraturan dalam berpikir, konsisten dan berkepribadian kuat yang mampu menulis dan menjadikan tulisan itu sebuah buku.

So, bagi kita yang masih belajar menulis, dan selalu bersemangat. Jangan berhenti menulis, karena tips jitu menjadi seorang penulis yang saya ketahui dan sampai sekarang saya lakukan adalah “Menulis, Menulis, dan Menulis”, itu saja.

***
Debu Yandi | Blogger Kalteng

Click to comment