Type something and hit enter

author photo
By On
debuyandi
Jam menunjukkan pukul 00.43 WIB, suasana tengah malam tanggal 17 Juni 2016 saya dalam proses mencari ide untuk menulis, dan berniat memposting tulisan inspiratif untuk dibaca oleh pengunjung setia blog sederhana ini. 

Ada ingatan yang masih melekat, dulu pernah diucapkan salah satu tokoh pemuda Kota Palangka Raya Andi Wirahadi Kusuma, kira-kira seperti ini ungkapannya"jika ingin mendapatkan sesuatu yang besar, maka jangan pernah takut untuk mengambil resiko yang lebih besar".


Malam itu ada 2 (dua) pertanyaan yang saya ajukan, berikut ulasannya:

Bang Andi...kenapa abang selalu berani dan lebih memilih tantangan/ resiko yang lebih besar dalam segala hal?

Karena hanya orang yang berani mengambil resiko akan mencapai hal yang besar. Semakin besar resiko yang diambil, akan semakin besar hasil yang menanti. Resiko kecil, atau yang disebut dengan "posisi aman" menjanjikan hasil yang kecil juga. Hukum Resiko dan imbalan sudah seperti itu, kebanyakan.

Bagaimana bisa bangkit kembali jika seandainya jatuh pada zona "besar" itu bang?

Jika kita gagal, bangkit lagi, dan coba lagi. Jika kita tidak punya uang, maka cari uang lagi. Jika gagal terus, artinya kita tidak pernah belajar dari pengalaman. Jika kita terjebak dengan bagaimana jika, bagaimana jika, maka kita tidak akan pernah bertindak, sebab hanya hal negatif yang akan datang ke pikiran kita. Semua orang pernah gagal, namun dibalik kegagalan diri kita akan mejadi lebih baik dari sebelumnya. Jadi, hidup adalah resiko, kalau gak mau ada resiko, silakan duduk manis aja di rumah.

Seorang pengusaha di dalam pemikirannya selalu berusaha mencari, memanfaatkan, serta menciptakan peluang usaha yang dapat memberikan keuntungan. Resiko kerugian merupakan hal yang biasa karena mereka memegang prinsip bahwa faktor kerugian pasti ada. Bahkan, semakin besar resiko kerugian yang akan dihadapi, maka semakin besar pula peluang keuntungan yang diraih. Tidak ada istilah rugi selama seseorang melakukan usaha dengan penuh keberanian dan penuh perhitungan.

Ketua Yayasan Pendidikan Islam Al Amin Palangka Raya,
Andi Wirahadi Kusuma saat menutup kegiatan MOS

Puaskanlah masa muda mu dengan kesalahan, wajar jika salah karena masih dalam proses belajar. Justru dengan kesalahan menjadi diri kita lebih baik dari sebelumnya, jangan pernah takut mengambil resiko. Tidak ada yang perlu dikuatirkan ketika anak muda mau belajar dan mencoba.

Demikian, semoga bermanfaat untuk dijadikan bahan renungan atau sekedar perbandingan , karena prinsip dan gaya berpikir setiap orang berbeda. 

2 komentar

avatar

Nice.. very inspiring..berani salah berani belajar.

avatar

asal jangan salah terus ja Bung..hahaha

Click to comment