Type something and hit enter

author photo
By On
advertise here
























PALANGKA RAYA - Sampah brosur masih saja mendominasi di Car Free Day Kota Palangka Raya. Perlu sanksi tegas dan langkah konkret untuk menangani sampah brosur dan leaflet sebagai media publikasi dan promosi di CFD. Pagi ini (Minggu, 24/7/2016), salah satu komunitas yang fokus pada gerakan pungut sampah yakni Palangka Raya Clean Action (PKYCleanAction) melalui akun Instagram mengeluarkan pernyataan berupa kritik dan saran kepada pihak Kalawa (Boulevard) Water Park Palangkaraya terkait strategi promosi menggunakan brosur. 

Abdur Rasyid mengatakan bahwa pernyataan ini secara resmi tidak bermaksud mencemarkan nama baik bahkan melakukan provokasi kepada pihak Kalawa Water Park Palangkaraya, namun semata-mata atas dasar bentuk kepedulian kepada lingkungan.

"PKYCleanAction tidak bermaksud mencemarkan nama baik bahkan melakukan Provokasi, semua dilakukan karena bentuk kepedulian kebersihan lingkungan Kota Cantik Palangka Raya", ungkap Abdur Rasyid.

Berikut bunyi pernyataan resmi dari Komunitas PKYCleanAction yang tertuju kepada pihak Kalawa (Boulevard) Water Park Palangkaraya :

"Mohon Repost Kiriman Ini"
Yth. Seluruh Jajaran Kalawa (Boulevard) Water Park Palangkaraya.
Tanpa mengurangi rasa Hormat Kami mengatas namakan Warga Kota Cantik Palangkaraya, yang tentunya sangat perduli akan KEBERSIHAN. Meminta Pihak Kalawa Mengkaji Ulang Strategi Pemasaran & Promosi Kiranya cara yang lebih Ramah Lingkungan & Efisien, dengan TIDAK MENYEBARKAN BROSUR yang berdampak pada meningkatnya Volume Sampah Di kota Palangkaraya. Terimakasih.

@kalawa_waterpark_pky
@kalawa_boulevard 
#palangkaraya
#cleanaction 
#gerakanpungutsampah
#kalawawaterpark 
#kalawaboulevard
#sampah 
#komunitaspalangkaraya
#repost 
#sekolahrelawan

Click to comment