Type something and hit enter

author photo
By On
debuyandi

BLOGGER KALTENG - Tahukah anda bahwa bagi suku Dayak Ngaju yang masih kuat memegang tradisi menganggap ritual dan gejala-gejala alam sekitar memiliki keterkaitan satu dengan yang lain. Misalkan, apabila terjadi ketidakseimbangan alam, maka oleh suku Dayak Ngaju akan dlaksanakan sebuah ritual. Selain itu juga, suku Dayak Ngaju juga menyakini bahwa mimpi pada malam hari memiliki makna atau arti khusus.

Nah, untuk menghindari hal-hal tersebut, maka dalam kehidupan suku Dayak Ngaju akan dilaksanakan ritual "Nyadiri".

Mengutip dari sebuah tesis yang ditulis oleh Lery Bungas (2012) dengan judul "Makna Ritual Nyadiri Bagi Kehidupan Suku Dayak Ngaju", latar belakang dari pelaksanaan ritual ini adalah : 

...karena ada sistem kepercayaan dalam kehidupan suku Dayak Ngaju, bahwa apabila orang mati yang tinggal di dunia orang mati yang sifatnya sementara, maka mereka itulah yang bisa menjumpai keluarganya dalam bentuk mimpi. Sehingga akibatnya bagi orang yang bermimpi atau yang dimimpikan orang tersebut akan menjadi sakit (layau hambarua). Maka untuk itulah, ritual Nyadiri itu dilaksanakan dalam kehidupan suku Dayak Ngaju, dengan tujuan merestorasi kehidupan individu yang bermimpi atau yang dimimpikan seperti sediakala.

Foto oleh : myjeje (Song of Songs), Lokasi : Kelurahan Tangkiling, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya

Silakan download tesisnya, klik link berikut :
#Halaman Judul  #BAB I #BAB II #BAB III #BAB IV #BAB V #DAFTAR PUSTAKA 

Click to comment