Type something and hit enter

author photo
By On
debuyandi
Shehab Ependi
BLOGGER KALTENG - Musyawarah Daerah DPD KNPI Kota Palangka Raya yang akan dibuka besok hari tanggal 4 September merupakan salah satu perhelatan akbar segenap OKP yang berhimpun bersama dibawah naungan KNPI. Sehingga keterlibatan atau keikutsertaan OKP sebagai peserta musda merupakan tolak ukur yang terpenting dalam musda nantinya.

Wakil Ketua KNPI Kota Palangka Raya bidang keanggotaan dan organisasi Shehab Ependi yang sekaligus juga salah satu anggota sterring committe Musda angkat bicara.

Jelasnya bahwa KNPI sebagai entitas organisasi Pemuda Indonesia merupakan salah satu tolak ukur pergerakan organisasi kepemudaan, terkhusus di Kota Palangka Raya. Menjadi sebuah barometer keaktifan dan keikutsertaan pemuda dalam berkarya dan berlembaga, sudah tentu KNPI kota harus mampu menghimpun dan mengakomodir seluruh OKP se Palangka Raya.

Menurutnya beberapa minggu yang lalu hingga sampai saat ini euforia musda KNPI Kota Palangka Raya sudah begitu terasa. Deklarasi demi deklarasi calon ketua mulai bermunculan, dan hal ini menjadi ketertarikan tersendiri dalam topik-topik diskusi diberbagai media sosial, bahkan media cetak juga turut serta mempublikasikannya.

“Hal ini kemudian menjadi titik perhatian kami sebagai sterring commite dalam Musda untuk lebih melakukan penyaringan organisasi kepemudaan yang berhimpun agar tidak adanya dualisme kepengurusan yang disahkan di dalam musda, atau pun mengesahkan OKP yang tidak pernah melakukan aktivitas keorganisasian yang kemudian bermunculan organisasi papan nama pra-musda KNPI Kota Palangka Raya,” jelasnya.

Tambahnya lagi sepertinya hal tersebut rupanya sudah menjadi rutinitas tritahunan di mana setiap agenda besar Musda KNPI baik tingkat pusat hingga daerah selalu saja terjadi.

“Sejalan dengan hasil Musda KNPI Provinsi di Sukamara tahun 2014 yang lalu, demi suksesi dan lancarnya kegiatan Musda KNPI Kota XIII kali ini,  kami berupaya melakukan penyaringan/ screening beberapa OKP yang masuk sebagai peserta musda,” ungkapnya.

Jelasnya pula, bahkan dengan tegas pada musda kali ini kami menentukan batas akhir penyerahan atau pengembalian mandat kepesertaan pada h-1 pelaksaan musda tersebut, hingga malam ini pun seluruh sterring masih berkumpul dan menyeleksi beberapa mandat dan SK yang masuk untuk dilakukan konfirmasi serta diplenokan agar ketika pelaksanaan tidak terjadi pembahasan yang blunder hanya membahas satu organisasi tertentu yang dualisme, namun lebih kepada hal-hal yang urgent seperti komisi program kerja dan konsolidasi untuk 3 tahun mendatang.

Iapun berharap dalam momentum musda ini kita tidak hanya memilih ketua periode selanjutnya, tetapi juga bersama membenahi organissi baik internal maupun eksternal agar tercipta dan berjalannya organisasi pemuda yang aktif di segala bidang dan selalu menjadi solusi kaum muda untuk negeri. [debuyandi]

Click to comment