Type something and hit enter

author photo
By On
debuyandi
BLOGGER KALTENG (Palangka Raya) - Ngeblog atau jadi seorang blogger pemula seperti saya pasti bingung. Pertanyaan yang sering muncul "nulis apa yaa?" Jadi harus liat facebook, twitter, instagram, baca-baca berita dan itu membutuhkan waktu sekitar 30 menit. Bahkan ide bisa muncul setelah kesana-kemari bongkarin internet.

Jadi beban memang, saat blog tidak diupdate tulisan setiap harinya. Umur Blog saya cukup terbilang tua, ngeblog sejak akhir tahun 2010, sempat mati dan hidup kembali sejak tahun 2011. Hingga akhirnya mampu bertahan sampai tahun 2017 dan akan terus selamanya. Amin
Kamu tahu seorang blogger dunia Linda Ikeji, kini ia berpenghasilan USD 100.000 atau setara dengan Rp 1,2 Miliar dalam satu bulannya. Ia mengawali menjadi seorang blog pada tahun 2003, dan sampai pada tahun 2007 blog yang ia kelola belum menunjukkan hasil. Selama 5 tahun ia belum mendapatkan hasil sesuai dengan apa yang menjadi harapannya. 
Ia memahami satu hal, ia tidak totalitas dalam merawat blognya untuk menjadi seorang blogger yang berpenghasilan. Akhirnya, Linda Ikeji mulai meningkatkan intensitas artikel blognya. Tidak tanggung-tanggung, update yang ia lakukan dalam satu hari adalah 25 artikel. Waw... gak kebayang berapa banyak waktu yang dibutuhkan, apalagi seperti blogger pemula seperti saya. Mendapatkan ide menulis aja susah apalagi harus update konten menarik dan berkualitas sebanyak 25 artikel. 
Satu catatan penting, Linda Ikeji pada saat awal memulai dunia blog hanya menggunakan platform gratis dari google, yakni Blogspot. Blog yang sedang kamu baca saat ini juga awalnya dari Blogspot yang dengan keterampilan sedikit saya ubah menjadi sebuah Website dengan domain berbayar, jadilah ia www.bloggerkalteng.id

Sebenarnya, saya memahami bahwa blog akan berpenghasilan ketika diimbangi dengan traffic blog yang banyak. Saat ini Blogger Kalteng mampu mendatangkan pengunjung berkisar antara 3rb-5rb pengunjung setiap harinya. Traffic blog juga mengikuti seberapa unik artikel yang kita buat dan juga kualitas artikelnya. Bahkan beberapa bulan yang lalu Blogger Kalteng pernah mencapai traffic 20rb-23rb kunjungan per hari. Karena rame-ramenya kasus penodaan agama, kasus-kasus update di Kalteng yang juga saya tulis di blog ini. 

Blogger Kalteng yang anda kunjungi saat ini adalah salah satu tipe blog gado-gado, karena tidak dibatasi oleh tema tertentu. Saat ini fokus update blog saya ada 10 tema, mulai dari reportase, opini, go baca, teknologi, komunitas, blogger, info, sastra, TB-HIV dan wisata. Sasaran utama dalam blog saya adalah mengangkat wisata dan keunikan tradisi, budaya dan kehiduoan sosial di Kalimantan Tengah. 

Tujuan masa depan
Memang, hampir 60% keseharian saya tidak pernah lepas dari aktivitas ngeblog. Setiap hari pasti membuka blog, walaupun sekedar ngecek jumlah pengunjung, memperbaiki tampilan, ngeshare posting ke medsos seperti facebook dan twitter. Beban sih, kalau ngebuka doang tanpa update tulisan. Kadang ketika datang suasana nyamannya, bisa update tiga artikel sekaligus. Misalkan kemaren sempat update tulisan soal Pemindahan Ibu Kota RI ke Palangka Raya.

Gak janji sih sama pembaca, tapi bertekad doang kepada diri sendiri, suatu saat Yandi Novia adalah seorang Blogger yang berasal dari Kalimantan Tengah. Bahkan nanti ketika ngumpul dengan kedua adik (waktu mereka udah kuliah) hal pertama kali yang akan saya ajarin adalah ngeblog, menulis dan berbagi. Bahkan, istri saya nanti harus dipaksain punya blog juga. Dipaksain buat nulis. Hahahaha.
Anak pertama saya, kalau udah bisa ngomong dan megang mouse, udah saya ajarin buat ngeblog. Biar semua jadi Blogger. 

Saat ini udah punya hasil belum, Blogger Kalteng?
Sebenarnya udah mulai tahun 2014 saya mendapat kerjaan menulis, dan mendapatkan bayaran Rp 350rb per artikel sebanyak 3-4 halaman. Lumayan, karena dalam satu bulan mendapatkan jatah menulis 2 artikel. Saat itu biaya sehari-hari tidak banyak, belum mengenal gadget dan nongkrong-nongkrong gitu.

Penghasilan Blogger Kalteng saat ini terbatas pada penerimaan menulis artikel, dengan biaya 1 artikel Rp 350rb dengan ketentuan 8-10 paragraf. Review produk dengan biaya Rp 500rb (tergantung dealnya juga sih). Paling tinggi pernah Rp 1jt (mohon maaf gak bisa saya sebutin, jenis tulisannya). Jadi penghasilan tiap bulan gak nentu. 

Bagaimana seterusnya?
Yaaa...tetap ngeblog, belajar nulis terus. Bahkan dalam tahun 2018 harus menerbitkan sebuat buku. Masih belum mikir sih buku tentang apa. Hehe

Jadi, jangan lelah untuk menekuni apa yang menjadi hobi kita yaaa sahabat semua. Yakin aja, kalau udah istiqomah pasti hasilnya juga gak akan mengecewakan. Otak dan kemampuan kalau diasah setia harinya pasti akan meningkat. 

Debu Yandi | Blogger Kalteng

Click to comment