Mandau adalah senjata sejenis
parang atau pedang pendek yang merupakan senjata khas masyarakat suku Dayak.
Mandau selain sebagai senjata pada masa dahulu juga sebagai symbol keperkasaan
orang-orang suku Dayak yang selalu diikatkan di pinggang para lelaki suku
Dayak. Tingkat kerumitan ukiran dan bahan pembuatan Mandau juga menunjukkan
status si pemilik Mandau tersebut, misal gagang atau kepala Mandau ada yang
terbuat dari bahan kayu dan ada juga dari bahan tanduk atau tulang hewan dan
diukir, pada bagian ujung kepala atau gagang Mandau terdapat rambut manusia,
yang dipasang dan diambil dari rambut musuh yang sudah kalah perang. Badan atau
besi Mandau ada yang terbuat dari besi biasa (ambang), juga ada yang terbuat
dari bahan campuran batu meteoroid (di suku Dusun disebut batu Mantalat, batu
meteor yang jatuh di tengah sungai Mantalat). Mandau ada yang lentur (hingga
bisa dilingkarkan di pinggang seperti sabuk pinggang) dan ada yang keras
(kebanyakan keras dan kaku). Kumpang atau sarung Mandau ada yang dari bahan
Kayu pilihan dengan anyaman atau ikatan dari rotan. Pada besi Mandau sering
terdapat ukiran pada bagian atas yang tumpul, juga terdapat titik-titik yang
diisi dengan emas atau perak yang menunjukkan jumlah kemenangan dalam
berperang.
Mandau Senjata Suku Dayak Ngaju
byYandi Novia
-
0
Tags:
Wisata
Yandi Novia
Founder Blog BloggerKalteng.id, BloggerKalteng.com | Media Online PerspektifSpace.com, BetangVoice.net, Media Online Dakwah SuluhPeradaban.id. Aktif sebagai blogger sejak Agustus 2010. Mulai 2011, menulis dan mengamati isu media sosial, internet, serta sosial-politik, dengan fokus pada dinamika isu daerah hingga nasional. Pada 2018, mulai aktif sebagai pegiat dan pemerhati literasi media, dengan perhatian pada peran media dalam membentuk cara pandang dan opini publik di era digital. Memasuki era kecerdasan buatan (AI), saya turut mengamati, mempelajari, dan menulis tentang berbagai perkembangannya.


Post a Comment
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab.