Type something and hit enter

author photo
By On
Sabung Ayam Online dengan Promo Bonus Terbaik Indonesia

BLOGGER KALTENG - Menyikapi pemberitaan di salah satu media online www.semarak.news yang dipublikasi pada tanggal 28 Oktober 2016 terkait dengan pertemuan perwakilan Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) didampingi oleh Komisaris Daerah Wilayah VIII PMKRI Dicky Ricardo Gultom dengan Menpora Imam Nahrowi bersama Gubernur Kalteng Sugianto Sabran di ruang VIP Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya.

Pertemuan ini merupakan rangkaian aksi yang dilakukan oleh Aliansi BEM se Kota Palangka Raya yang sebelumnya telah dilakukan di dua tempat, yakni Bundaran Besar dan Depan Gedung DPRD Provinsi Kalteng.

Sekretaris DPD KNPI Kalteng Aan Nurhasan mengeluarkan klarifikasi dan tanggapan terkait pemberitaan mengenai KNPI Kalteng yang menurutnya tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.
Menurut Aan salah satu kutipan berita yang sangat merugikan KNPI se Kalimantan Tengah yang diberitakan oleh wartawan www.semarak.news seperti menyinggung masalah anggaran yang selama ini diterima KNPI namun terkesan tidak jelas dan bahkan tidak ada sehingga proses kaderisasi di masing-masing OKP pun tidak maksimal.

Berikut kutipan asli yang dirilis oleh media semarak.news:

“KNPI saat ini tidak berjalan seutuhnya, anggaran yang seharusnya diberikan kepada seluruh OKP di Kalteng terkesan tidak jelas dan bahkan tidak ada sehingga proses kaderisasi di masing-masing OKP pun tidak maksimal".

Aan Nurhasan memberikan tanggapan terkait masalah anggaran yang selama ini diterima oleh DPD KNPI Kalteng.

"Kami KNPI Kalteng dengan tegas menyatakan bahwa KNPI Kalteng tidak pernah menerima anggaran yang disediakan oleh Pemprov untuk OKP dan  menyalurkan  anggaran kepada OKP  dan saat ini setiap OKP berhak untuk mengajukan atau memperoleh anggaran dari Pemerintah Provinsi dengan mengurus sendiri tanpa ada melalui KNPI Kalteng", tegas Aan.

Tambahnya lagi, selama ini KNPI Kalteng telah berupaya sepenuh hati dan sekuat tenaga untuk tetap menjaga marwah KNPI tetap utuh sebagai wadah berhimpunan dan berkontribusinya pemuda pemuda di kalimantan tengah. KNPI Kalteng selalu membuka diri untuk komunikasi dan berdiskusi dengan BEM terlebih lagi dengan OKP.

Kemudian klarifikasi yang kedua yang disampaikan Aan Nurhasan juga terkait tentang kutipan yang menyatakan bahwa:

“Kami juga ingin Pemprov Kalteng bisa lebih jeli terhadap kegiatan kepemudaan di kalimantan tengah dan kami ingin Menpora serta Pemprov Kalteng mampu untuk memfasilitasi segala kegiatan BEM Palangka Raya, Kegiatan BEM se Kalimantan dan segala kegiatan OKP di Kalteng, kami ingin marwah KNPI Prov. Kalteng dikembalikan seutuhnya".

Sejalan dengan itu jelas Aan Nurhasan, KNPI Kalteng selama ini menyadari bahwa fungsi kaderisasi OKP adalah wewenang dan tanggung jawab OKP tersebut secara independen, kami selalu memberikan dorongan dan berupaya membantu sesuai kemampuan yang dimiliki oleh KNPI Kalteng selama ini. Selama ini juga KNPI Kalteng selalu berusaha bagaimana memfasilitasi keperluan OKP meskipun diakui itu belum bisa berjalan maksimal  dan sesuai dengan keinginan OKP secara ideal.

Sebelumnya, Aan Nurhasan juga meminta penjelasan dari koordinasi aksi Bung Assegaf (Presma BEM Universitas Palangka Raya) dan Komisaris Daerah Wilayah VIII PMKRI Dicky Ricardo Gultom, terkait pemberitaan tersebut.

Pernyataan tegas dari kedua perwakilan menyampaikan bahwa; pertama, apa yang muncul tertulis di berita tidak sesuai dengan apa yang disampaikan oleh peserta aksi, dan juga telah terjadi salah kutip penyataan. Kedua, Peserta aksi meminta maaf jika kesalahan kutip tersebut menjadikan ada opini buruk yang berkembang terhadap KNPI se-Kalteng.

Kembali Aan Nurhasan menjelaskan bahwa KNPI Kalteng melakukan klarifikasi ini dengan tujuan agar tidak terjadi persepsi yang salah dan menyudutkan KNPI karena pemberitaan yang telah beredar luas di masyarakat yang tidak sesuai dengan fakta yang ada.

"Kami melihat ini sebagai sebuah kritikan yang luar biasa, dan menjadi sebuah penyemangat agar kami KNPI Kalteng untuk lebih maksimal dalam melakukan  komunikasi dalam bentuk apapun dengan OKP dan BEM yang ada di Kalteng, ini juga menjadikan KNPI Kalteng harus selalu mawas diri dan hati-hati dalam bertindak", jelas Aan.

Harapannya, kata Aan Pemuda Kalteng harus tetap bersatu padu terlepas apapun persoalan hari ini karena Pemuda adalah masa kini dan masa depan kualitas Bangsa Indonesia.

Terakhir Sekretaris DPD KNPI Aan Nurhasan Kalteng menegaskan kembali bahwa Ini menjadi refleksi kita bersama bahwa fasilitas kepemudaan di Kalteng  masih perlu ditingkatkan, kaderisasi OKP harus terus berjalan, dan ini tidak bisa telepas dari peran dan dukungan pemerintah untuk mendukung hal tersebut. Menjadi harapan bersama ke depannya Pemerintah Provinsi Kalteng bisa memiliki anggaran khusus untuk OKP dalam melakukan kaderisasi dan melaksanakan programnya, dan KNPI juga mendorong kawan-kawan OKP harus bisa membuktikan diri sebagai OKP yang aktif berkontribusi positif dan melakukan regenerasi internalnya. Menjadi harapan bersama KNPI Kalteng kedepan akan selalu bergandengan tangan dan berkomunikasi intens dengan OKP dalam memberikan Kontribusi positif bagi Kalimantan Tengah.

Rilis Resmi Oleh: 
Aan Nurhasan (Sekretaris DPD KNPI Kalteng)
Muda, Mandiri, Progresif 
Palangka Raya, 29 Oktober 2016
Salam Pemuda

Direview dan ditulis ulang oleh:
Debu Yandi | Blogger Kalteng
Link Resmi Pernyataan dan Klarifikasi, 
kunjungi Website www.knpikalteng.or.id

Click to comment