Type something and hit enter

author photo
By On
debuyandi
Oleh : Aan Nurhasan*

BLOGGER KALTENG - “Bangsa yang besar ialah bangsa yang menghargai dan menghormati jasa pahlawannya”. Bung Tomo, KH. Hasyim Asy'ari, KH. Wahab Hasbullah dan seluruh masyarakat sipil yang berjuang dan gugur dalam pertempuran 10 November 1945 telah mengajarkan tentang sebuah perjuangan menggapai cita-cita dengan ketulusan yang luar biasa , kesamaan cita-cita yang ingin bangsa dan tanah air ini merdeka.

Mereka telah mengajarkan sebuah rasa cinta yang mendalam terhadap negeri ini, tanpa pamrih dengan ketulusan memberikan rasa cinta nya dengan sebuah gerak kerelaan mempertahankan kedaulatan dan martabat bangsa.

Berawal dari CINTA dan CITA-CITA, mereka menjadi pahlawan bangsa ini, sebagai generasi masa depan dan penerus pembangunan, sudah barang tentu harus memiliki rasa cinta dan cita-cita yang lebih lagi untuk bangsa ini.

Dengan rasa cinta untuk menjaga persatuan dan kesatuan, dengan rasa cinta untuk menjaga kedaulatan, dengan rasa cinta untuk menunjukkan jati diri bangsa , ya…dengan rasa cinta untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan yaitu kesejahteraan dan kemakmuran bagi masyarakat bangsa ini.
Bukan heroik keberanian, bukan pula heroik kehebatan , tapi rasa cinta dan cita-cita yang menggerakkan hati dan tubuh mereka bertempur, dengan rasa cinta dan cita-cita yang sama memunculkan kehebatan dan keberanian yang tiada tanding untuk kemerdekaan bangsa ini.                      
Tumbuhkan rasa cinta dan cita-cita dalam hati untuk bangsa ini agar kita dapat berkontribusi positif untuk bangsa ini dan menjadi pahlawan masa depan.

***
Aan Nurhasan adalah Sekretaris DPD KNPI Kalimantan Tengah Masa Bakti 2015-2017


Click to comment