Type something and hit enter

author photo
By On
debuyandi
BLOGGER KALTENG (Palangka Raya) - Indonesia negara kedua terbanyak penderita Tuberkulosis (TB/ TBC) setelah India. Mengejutkan bukan? Dalam rilis CNN Indonesia, Menteri Kesehatan Nila Djuwita F. Moeloek mengatakan "Saat saya pergi ke beberapa negara, saya ditegur, kenapa banyak warga Indonesia yang terkena TBC, seperti TKI di Malaysia, terpaksa harus dipulangkan".

Bagaimana di Kota Palangka Raya?
Hingga kurun waktu antara bulan Februari-Juli 2017 Community TB-HIV Care Aisyiyah SR Kalimantan Tengah telah menjaring 198 orang kategori Terduga TB, 24 kategori CNR dan 2 kategori TB-HIV. Sedangkan, menurut data Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, 41 orang di Kota Palangka Raya positif Tuberkulosis, tercatat dalam triwulan pertama di tahun 2017 ini.
Community TB-HIV Care Aisyiyah SR Kalimantan Tengah salah satu program unggulannya adalah ikut serta mengadvokasi masyarakat dengan berbagai program kerja. Salah satunya adalah Establish Alliance, Main Issues and Key Messages (Pembentukan Aliansi, Pembahasan Isu Utama dan Pesan Kunci) TB-HIV di Kota Palangka Raya.

Kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari ini (23-25 September 2017) bertempat di Ruang Rapat PW Muhammadiyah Kalteng membahas secara terfokus dan detail TB-HIV dengan diikuti oleh 5 (lima) orang perwakilan NGO/ CSO, yakni perwakilan dari Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Kalimantan Tengah, Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Kalimantan Tengah, Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kalimantan Tengah, Human Community Palangka Raya (HCP) dan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kalimantan Tengah.

Adapun materi-materi yang dibahas dimulai dari curah gagasan dan pembelajaran lapangan masing-masing CSO, pernyamaan persepi isu Tuberkulosis-HIV, penguatan komitmen bersama dalam penanggulangannya.

Kemudian dilanjutkan dengan penentuan isu prioritas Tuberkulosis-HIV sebagai landasan advokasi, mapping stakeholder untuk advokasi bersama. Terakhir, Rencana Aksi Bersama (RAB) aliansi /forum penanggulangan Tuberkulosis-HIV.
Hasil dari pertemuan ini menyepakati komitmen bersama untuk melakukan upaya-upaya aktif dan kreatif dalam penanggulangan penyakit Tuberkulosis dan HIV-AIDS di masyarakat. 
Upaya tersebut dengan mengedepankan prinsip promotif-preventif serta kemandirian masyarakat dalam penanggulangan penyakit melalui penguatan pemberdayaan masyarakat, rencana aksi yang terukur dan dapat dilaksanakan sesuai dengan tugas serta kompetensi masing-masing demi peningkatan kualitas hidup sehat masyarakat Kota Palangka Raya.
Selain itu, juga disepakati 5 (lima) poin Rancangan Aksi Bersama (RAB) oleh Aliansi Advokasi TB-HIV Care Aisyiyah yang secara umum selalu siap ikut serta dalam melakukan upaya mengawal isu dan proses advokasi TB-HIV di Kalimantan Tengah.

***
Yandi Novia
ACSM Specialist
Community TB-HIV Care Aisyiyah Global Fund ATM
Sub Recipient Kalimantan Tengah
Jln. RTA. Milono, KM. 1,5 (Komplek Perguruan Muhammadiyah)
Kota Palangka Raya

Hubungi saya :
089-692-476-907
085-348-675-333

***
Debu Yandi | Blogger Kalteng

Click to comment